| | Sekilas Setelah bencana tsunami yang menghancurkan Aceh pada tahun 2004, Pemerintah Indonesia dan GAM (Gerakan Aceh Merdeka) mencapai kesepakatan damai yang bersejarah untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama 3 dekade. Laporan baru dari Bank Dunia menjelaskan bahwa Angka Kemiskinan sedikit meningkat di Aceh pada tahun 2005 setelah tsunami, tetapi masih lebih rendah daripada yang diharapkan. Angka ini kemudian turun pada tahun 2006, sampai di bawah sebelum tsunami, yang menunjukkan bahwa kenaikan angka kemiskinan yang berkaitan dengan tsunami ini bersifat sementara dan kegiatan rekonstruksi untuk konflik yang telah berakhir ini kemungkinan besar telah memfasilitasi penurunan ini. Akan tetapi, kemiskinan di Aceh masih secara signifikan lebih tinggi daripada daerah-daerah lain di Indonesia dan sejumlah besar orang Aceh masih rentan akan kemiskinan sehingga kebutuhan akan transisi yang mulus masih ditekankan setelah maraknya kegiatan rekonstruksi berakhir. Kalau Anda ingin mendapatkan informasi lebih lengkap, silakan baca laporan paling baru yang berjudul Kajian Kemiskinan di Aceh 2008. |
Multi Donor Fund Mendukung Transisi di Aceh Sebuah laporan mengenai pengeluaran Multi Donor Fund untuk Aceh menunjukkan bahwa 75 persen dari US$ 673 juta telah di alirkan untuk infrastruktur, tata pemerintahan, lingkungan & membangun ulang kehidupan. Baca Laporan (3.84mb .pdf)| Siaran Pers Kunjungan Kepala Perwakilan Bank Dunia Indonesia ke Nias Dalam kunjungannya selama dua hari di Nias, Sumatera Utara, untuk meluncurkan kegiatan Analisa Belanja Publik di Nias, Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia Joachim von Amsberg mengunjungi beberapa proyek yang dikelola oleh Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (BRR) untuk Aceh dan Nias, Bank Dunia dan Multi Donor Dana, termasuk proyek perumahan, pembangunan jembatan dan program keuangan mikro untuk kaum wanita yang dikelola oleh masyarakat. Baca lebih lanjut Pengusaha Wanita di Desa Hiliweto Mencukupi Kebutuhannya Desa Hiliweto di kabupaten Gido tampaknya mempunyai kisah yang penting bagi para pelaku pembangunan di seluruh dunia: dengan meminjamkan uang dalam jumlah yang sangat kecil kepada beberapa wanita, seseorang dapat membantu meningkatkan taraf hidup seluruh keluarga melalui suatu model usaha yang telah terbukti efektif bagi pihak peminjam maupun pihak yang memberikan pinjaman. Baca lebih lanjut |
| | Pendanaan Rekonstruksi & Pembangunan Ekonomi |
| |
| Rekonstruksi di Pulau Jawa | |
|