Seminar Mengenai Reformasi Birokrasi yang Efektif & Efisien di Indonesia

juga tersedia di: English


Saat ini, momentum reformasi layanan sipil, atau birokrasi, sangatlah kuat dalam pengelolaan negara Indonesia. Banyak lembaga di tingkatan pemerintah yang berbeda mengimplementasikan berbagai konsep reformasi. Prakarsa Reformasi Birokrasi, yang dikembangkan dalam Departemen Keuangan dan saat ini diimplementasikan di beberapa lembaga negara lain, di bawah dukungan Komite Nasional untuk Reformasi Birokrasi, merupakan konsep komprehensif yang terkenal untuk reformasi kelembagaan yang luas. Namun, ada juga konsep dan praktik teladan lain yang diimplementasikan dalam lembaga-lembaga pemerintah.

Bank Dunia berencana untuk meluncurkan, bekerja sama dengan MenPAN, BKN dan LAN serta semua lembaga-lembaga pelaku reformasi, sebuah program baru untuk membantu memajukan reformasi layanan sipil di Indonesia. Program baru ini akan didasarkan pada otoritas pemerintah dan donor. Gagasan mendasar di balik program baru ini adalah program tersebut harus menyediakan sumber daya dan menawarkan forum pembelajaran bersama dan berbagi praktik teladan di antara lembaga-lembaga pelaku reformasi serta belajar dari lembaga-lembaga di negara lain.

Untuk menandari dimulainya peningkatan kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Bank Dunia serta donor lain, seminar mengenai Reformasi Birokrasi yang Efektif dan Efisien di Indonesia diadakan tanggal 3-4 Desember 2008, yang diselenggarakan bersama oleh MenPAN, Bank Dunia, GTZ, yang ditugaskan oleh Kementerian Federal Jerman untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan, AusAID, Pemerintah Belanda, dan Komisi Eropa. Seminar tersebut sangat sukses karena presentasi dan diskusi yang berkualitas tinggi. Seminar tersebut dengan jelas disediakan untuk pertukaran gratis antar semua lembaga-lembaga pelaku reformasi untuk pertama kalinya. Hal ini tentu akan menghasilkan kegiatan serupa yang berfokus pada berbagai area teknis, yang sudah atau pun belum, ditangani oleh reformasi.

Hari pertama seminar berfokus pada penilaian atas reformasi yang sedang berjalan. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, H.E, Taufiq Effendi, menyampaikan pidato utama yang disusul dengan konferensi pers. Setelah itu, lembaga-lembaga pelaku reformasi, seperti Departemen Keuangan, BPK, Mahkamah Agung, Departemen Luar negeri, Sekretariat Negara dan Kejaksaan Agung menyajikan kemajuan sekaligus mengangkat masalah yang mereka hadapi. Ada beberapa sesi tanya jawab dan diskusi yang dipandu oleh moderator. KPK, yang ditugaskan untuk mengawasi kemajuan reformasi, menyajikan laporan kemajuannya pada akhir hari pertama.

Hari kedua berfokus pada kelanjutan dan reformasi masa depan. MenPAN serta BKN dan LAN memberikan presentasi mengenai masalah-masalah yang perlu diatasi dan diselesaikan saat reformasi dilanjutkan. Juga ada masukan dari pemangku kepentingan mandiri seperti DPR dan LSM. Sebagai penutup, sebuah sesi menyajikan beberapa masukan komparatif internasional yang mencakup negara-negara OECD pada umumnya, dan khususnya Australia dan Jerman.

Perwakilan dari semua lembaga pemerintah pusat diundang bersama dengan satu perwakilan dari setiap pemerintah tingkat provinsi dan beberapa perwakilan dari Akademisi. Para Duta Besar dan perwakilan lain dari negara dan lembaga terkait dengan reformasi layanan sipil, sekaligus Duta Besar negara-negara yang berhasil melakukan reformasi serupa, juga diundang.




Pelajari lebih lanjut mengenai reformasi birokrasi yang dilakukan oleh beberapa kementerian utama:
Studi Kasus Departemen Keuangan (3mb .ppt)
Studi Kasus BPK (1.8mb .ppt)

Studi Kasus Departemen Luar Negeri (1.2mb .ppt)

Studi Kasus KPK (280kb .ppt)

Studi Kasus Sekretariat Negara (2.8mb .ppt)

Studi Kasus Mahkamah Agung (4.7mb .ppt)

Studi Kasus Kejaksaan Agung (143kb .zip)

Note: For more faster downloads, right click on the text link above and choose "save target as" to your local folder

Link yang Berguna
Bank Memperluas Dukungan untuk Reformasi Birokrasi (Siaran Pers)
Proyek Pengelolaan Keuangan dan Administrasi Pendapatan Pemerintah (Info Proyek)

Anggaran untuk Kinerja: Membuat Uang Bekerja untuk Indonesia (Acara Tahun Lalu)




Permanent URL for this page: http://go.worldbank.org/3NUZHQ2BE0