| Area Kemajuan dari Strategi Keterlibatan Bank Duinia | | | | Indonesia telah memulai fase kedua dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (National Long-Term Development Plan 2005-25) dengan dirumuskannya Rencana Pembangunan Jangka Menegah (RPJMN/ National Medium-Term Development Plan) untuk periode 2010-14. Kesebelas prioritas pembangunan pemerintah meliputi: reformasi birokrasi dan tata kelola, pendidikan, kesehatan, penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan, infrastruktur, iklim investasi dan usaha, energi, lingkungan hidup dan bencana, daerah tertinggal, terdepan, terluar, dan pascakonflik dan kebudayaan, kreativitas, dan inovasi teknologi. The World Bank Group (WBG) mendukung rencana pemerintah melalui the Country Partnership Strategy/Strategi Kemitraan Negara (CPS) tahun 2009-2012. CPS saat ini menandai awal dari muncul kembalinya Indonesia sebagai negara perpendapatan menengah yang kuat dan memiliki posisi regional dan global yang meningkat termasuk keanggotaan dalam G20. Meskipun telah ada pencapaian tersebut, CPS mencatat bahwa fase berikut dalam pembangunan Indonesia berkemungkinan akan berupa tantangan yang lebih besar lagi karena negara ini tengan memasuki reformasi generasi keduanya yang berfokus pada transformasi kelembagaan dalam rangka mewujudkan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan sosial. Kegagalan dalam menangani reformasi ini akan berarti resiko negara ini jatuh dalam perangkap pendapatan menengah yaitu terdesak di antara inovasi negara berpendapatan tinggi dan biaya tenaga kerja yang murah di negara berpendapatan rendah. Fokus keterlibatan CPS adalah pada bidang dimana nilai tambah dapat dimanfaatkan untuk mendukung reformasi lembaga. Bidang keterlibatan utama meliputi keterlibatan lintas sektoral dalam sistem dan lembaga pemerintah nasional dan daerah (national and sub-national government institutions and systems), pengembangan sektor swasta (private sector development), infrastruktur (infrastructure), pengembangan masyarakat dan perlindungan sosial (community development and social protection), pendidikan (education), and keberlanjutan lingkungan hidup dan mitigasi bencana (environmental sustainability and disaster mitigation). |