Pengembangan Masyarakat dan Perlindungan Sosial

juga tersedia di: English

Area Kemajuan dari Strategi Keterlibatan Bank Duinia


Tujuan jangka panjang Indonesia tetap adalah untuk menurunkan tingkat kemiskinan dan meningkatkan keadilan dengan cara meningkatkan mata pencaharian dan pemberian pelayanan dan mengurangi adanya titik-titik kawasan dengan tingkat kemiskinan yang tinggi. Bank Dunia mendukung Indonesia melalui sasaran-sasaran dalam CPS yang meliputi:
  • meningkatkan kondisi sosio-ekonomi dan tata kelola pemerintahan setempat melalui implementasi program penurunan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat yang lebih luas
  • pembelanjaan publik dibuat lebih berpihak pada rakyat miskin dengan mengalokasikan kembali penghematan dari subsidi kepada intervensi dengan sasaran strategis dan implementasi bantuan tunai bersyarat (conditional cash transfers) yang berhasil
  • peningkatan pada integrasi dan implementasi program kemiskinan dan perlindungan sosial.

Bagian inti yang utama dari keterlibatan Bank Dunia adalah hubungan jangka panjang dalam menyediakan pengetahuan dan layanan financial kepada National Community Empowerment Program (PNPM). Pembangunan lembaga merupakan bagian yang mendasar dari dukungan Bank Dunia pada PNPM, dengan beragam kegiatan untuk menguatkan akuntabilitas dan meningkatkan kapasitas pada tingkat masyarakat.

Bersama dengan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), Bank Dunia telah berkolaborasi dalam hal perancangan dan implementasi pendekatan-pendekatan baru dalam pengentasan kemiskinan. Hal ini meliputi percontohan program bantuan langsung tunai bersayarat yang telah meningkatkan penggunaan layanan kesehatan oleh perempuan; pengembangan sistem penargetan nasional yang menggunakan database terpadu; dan mendukung monitoring dan evaluasi yang berbasis hasil dan meningkatkan akuntabilitas.

Bank Dunia mendukung pemberdayaan petani kecil melalui the Farmer Empowerment through Agricultural Technology Project (FEATI)/proyek pemberdayaan petani melalui teknologi pertanian dalam rangka meningkatkan produktifitas petani kecil yang akan merupakan hal utama dalam mengurangi naik-turunnya harga pangan. Bank Dunia juga memberikan dukungan bagi Pemerintah dalam trust fund Food Price Crisis Response (Dana Tanggap Krisis Harga Pangan) yang bertujuan untuk menguatkan analisa kebijakan tentang permasalahan ketahanan pangan.

Peluang-peluang tengah digarap dalam rangka menguatkan efisiensi dan keberlanjutan keuangan dari program asuransi kesehatan yang dilaksanakan pemerintah bagi rakyat miskin serta peluang-peluang untuk memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesehatan ibu dan nutrisi anak, dua indikator MDG yang membutuhkan upaya yang lebih dalam mencapai targetnya.

Permasalahan dan kendala meliputi:

  • Jumlah rakyat miskin yang tinggi di perkotaan dan pedesaan akibat kurangnya pendapatan dan lapangan kerja.
  • Perbedaan yang membentang antar daerah terutama propinsi-propinsi di kawasan timur.
  • Populasi miskin yang rentan pada gejolak seperti meningkatnya harga pangan, bencana alam.

Kemajuan hingga saat ini meliputi:

  • Perluasan cakupan PNPM merupakan pendekatan yang efektif dan sesuai sasaran dalam mengentaskan kemiskinan.
  • Pembentukan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) untuk mengintegrasikan dan melakukan koordinasi kebijakan dan program pengentasan kemiskinan (Peraturan Presiden No. 15/2010).



Permanent URL for this page: http://go.worldbank.org/X5ENVRFXG0