|
“Kami mendukung pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kemarin bahwa Indonesia tidak lagi membutuhkan kerangka CGI. Indonesia telah membangun ekonomi yang kuat dan semakin mengurangi pinjaman dari kalangan donor. Model CGI yang lama, dimana pemerintah menyampaikan defisit anggarannya dan donor memberikan pledge untuk mengisi kekurangan tersebut, mungkin sudah tidak relevant di negara kuat seperti Indonesia. Karena alasan ini CGI telah berangsur-angsur berubah peran dalam beberapa tahun terakhir ini. Selama dua tahun terakhir CGI telah dipimpin dan diketuai oleh Pemerintah Indonesia, dan diskusinya tidak selalu berfokus pada defisit anggaran danpledging. Kami merasa sekarang sudah saatnya Indonesia lulus dari process CGI.
Tentu masih penting untuk mempertahankan dialog yang terbuka dan professional dengan masyarakat international mengenai akses Indonesia terhadap modal, perdagangan, dan teknologi internasional, dan kami senang mendengar pemerintah berniat untuk meneruskan dialog seperti ini. Kami juga turut senang bahwa Pemerintah berniat untuk terus memanfaatkan dukungan dari mitra pembangunannya, sejalan dengan prioritas pembangunan Pemerintah.”
Andrew Steer,
Kepala Perwakilan Bank Dunia di Indonesia
|