Click here for search results
Online Media Briefing Cntr
Embargoed news for accredited journalists only.
Login / Register
 
Also available in:  English
 

Bank Dunia kucurkan $123 juta untuk pemberdayaan masyarakat kecamatan

News Release No: 2007/352/EAP

JAKARTA, April 26, 2007 - Dewan Bank Dunia kemarin sepakat untuk mengucurkan dana senilai US$123 juta dalam bentuk pinjaman tanpa bunga untuk mendukung keberlangsungan sebuah kegiatan pengentasan kemiskinan berbasis masyarakat di Indonesia yang dikenal dengan nama the Third Kecamatan Development Program atau Program Pembangunan Kecamatan Ketiga (KDP3).

 

KDP adalah program nasional yang memberikan dana ke masyarakat pedesaan sehingga mereka dapat berinvestasi dalam program pemberantasan kemiskinan sesuai dengan rencana dan pengelolaan mereka sendiri. Bermula dari 28 desa di tahun 1998, program ini kini telah mencakup 34.000 desa di 30 dari 33 propinsi di Indonesia. Dalam sembilan tahun ini, PPK telah mendukung pembangunan lebih dari 31.000 jalan, 8.000 jembatan, 9.000 unit sistem irigasi, 3.000 pos kesehatan dan 5.000 sekolah.

 

Indonesia telah mengubah paradigma pembangunan dengan menjadikan masyarakat miskin sebagai penggerak, bukan penerima, dari kegiatan pembangunan,” ujar Pejabat Sementara Kepala Perwakilan Bank Dunia di Indonesia, Joel Hellman. “Audit dan studi internasional menunjukkan pembangunan berbasis masyarakat memberikan tingkat pengembalian, transparansi dan kesinambungan yang lebih tinggi. Model ini bahkan efektif untuk rekonstruksi berkesinambungan di Aceh dan tempat-tempat lain di Indonesia yang masyarakat miskinnya terkena bencana alam dan konflik.” 

 

Menyesuaikan diri dengan perubahan kondisi politik setelah desentralisasi, KDP3 juga akan berfokus pada pengentasan kemiskinan melalui beberapa cara: (a) membangun saluran partisipasi masyarakat di tingkat pemerintah daerah; (b) membangun infrastruktur sosial dan ekonomi hemat biaya; (c) memperkuat kapasitas institusi pembiayaan mikro untuk mengelola dana; (d) rekonstruksi masyarakat di daerah yang terkena bencana alam.

 

KDP3 adalah kelanjutan dari program yang telah bernilai US$1,45 miliar yang memberdayakan masyarakat untuk membangun sendiri infrastruktur desa sambil meningkatkan kemampuan dan menyediakan lapangan kerja. Dana yang baru saja disetujui ini akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas program KDP agar dapat mencakup 36.000 desa di 1.800 kecamatan atau lebih dari separuh dari keseluruhan desa di Indonesia.

 

Dana baru itu disediakan oleh bagian Bank Dunia bernama International Development Association (IDA) yang memberikan kredit atau pinjaman tanpa bunga bagi negara miskin dan program pemberantasan kemiskinan yang pembayarannya dilakukan dalam jangka 35-40 tahun dan pelunasannya tidak akan dimulai sebelum 10 tahun dari waktu pengucuran dana.

 

“KDP menunjukkan betapa kayanya sumber daya yang dimiliki Indonesia - bukan hanya hutan, pertambangan atau energinya, tapi juga di desa dan dusun dimana masyarakat menginginkan pembangunan," ujar Scott Guggenheim, Koordinator Bidang Pembangunan Sosial, Bank Dunia, Indonesia. “KDP memberi kesempatan pada masyarakat untuk menunjukkan apa yang dapat mereka capai. Dan di KDP, mereka mencapai banyak hal. Studi berkelas atas KDP menunjukkan penurunan korupsi, peningkatan partisipasi wanita dan masyarakat miskin, serta kualitas infrastruktur yang sangat baik.”

 

Program perpanjangan ini akan membantu KDP menggunakan masukan yang didapatkan dari evaluasi lapangan, seperti pentingnya pelatihan bagi penyuluh, sistem yang lebih baik untuk mengelola informasi, dan memperkuat peran pemerintah daerah. Sentot Satria, wakil ketua tim Bank Dunia untuk proyek KDP, mencatat bahwa “KDP sedang memasuki tahap standar profesional baru yang memiliki ekspektasi tinggi dan semua peserta harus bekerja lebih keras daripada sebelumnya agar proyek ini berhasil.”

 

Ke depannya, kesinambungan jangka panjang dari program pembangunan berbasis masyarakat di Indonesia ini juga akan bergantung pada penciptaan “infrastruktur tata pemerintahan yang akan mendukung partisipasi masyarakat dalam perencanaan, pengadaan dan implementasi proyek pembangunan di bawah desentralisasi," ujas Susan Wong, Penasihat Senior Pengawasan dan Evaluasi, Bank Dunia, Indonesia.

 

Program ini juga sedang dipelajari dan diterapkan di beberapa negara, termasuk Filipina, Cina, Kirgistan, Azerbaijan, Afghanistan dan negara lain yang pernah mengunjungi KDP. Klik www.kdp.or.id untuk informasi yang lebih banyak mengenai KDP.

 

Output dari Proyek Pengembangan Kecamatan, 1998 - 2006

 

Jenis Subproyek

KDP

(1998 - 2002)

KDP

(2003 - 2005)

Total, termasuk Pasca Bencana tahun 2006

(1998 - 2006)

Infrastruktur

Jalan

16.700 jalan

19.000 km

9.632 jalan

11.097 km

31.288 jalan dibangun atau diperbaiki

37.494 km dibangun atau diperbaiki

Jembatan

3.500 jembatan

3.006 jembatan

8.433 jembatan dibangun atau diperbaiki

Pasokan Air Bersih

2.800 unit

4.378 unit

9.245 unit pasokan air bersih dibangun

Sanitasi

1.300 unit

1.604 unit

4.290 unit sanitasi dibangun

Irigasi

5.200 sistem irigasi

2.126 sistem irigasi

9.751 sistem irigasi dibangun

Pasar Umum

400 pasar baru

16 pasar diperbaiki

327 pasar baru

91 pasar diperbaiki

890 pasar umum dibangun

159 pasar diperbaiki

Pemasangan Listrik

260 kegiatan

254 kegiatan

690 kegiatan pemasangan listrik di pedesaan

Hari Kerja yang Dihasilkan Proyek Infrastruktur

25 juta hari kerja

14 juta hari kerja*

55,5 juta hari kerja dihasilkan dari proyek-proyek infrastruktur

Economic Loan Activities (incl. women's loans)

Kegiatan Pemberian Pinjaman

18.000 kegiatan pemberian pinjaman

24.931 kegiatan pemberian pinjaman

56.146 kegiatan pemberian pinjaman

Penerima Pinjaman/Anggota Kelompok Pinjaman

280.000 penerima pinjaman

471.554 penerima pinjaman

1.339.942  penerima pinjaman

Pendidikan dan Kesehatan

Kesehatan

140 pos kesehatan

1.868 pos kesehatan

3.002 pos kesehatan yang dibantu

Pendidikan

285 sekolah baru dibangun

190 sekolah diperbaiki

380 beasiswa perorangan

1.046 sekolah baru dibangun

1.159 sekolah diperbaiki

94.801 beasiswa perorangan

2.927 sekolah baru dibangun

2.205 sekolah diperbaiki

101.500  beasiswa perorangan

 

###


Related News

Bank Dunia Mendukung Program Peningkatan Kualitas Guru Indonesia melalui program senilai US$86 Juta
Program Bantuan Pembangunan US$600 juta untuk Mendukung Program Reformasi Indonesia
Bank Dunia Mendukung Proyek Pemerintah Sebesar US$275 Juta untuk Air dan Sanitasi bagi Komunitas Miskin



Permanent URL for this page: http://go.worldbank.org/L7U50Q0Y20