|
Konferensi Para Pihak ke 13 untuk UNFCCC Bali, Indonesia Sesi Pleno Pembukaan 12 Desember 2007 Pernyataan dari Robert B. Zoellick Presiden Kelompok Bank Dunia Robert B. Zoellick: Yang Mulia Presiden, Sekretaris Jenderal, Sekretaris Eksekutif, para delegasi dan tamu terhormat. Saya ingin berterima kasih kepada Pemerintah Indonesia, penduduk Indonesia, dan masyarakat Bali karena telah menjadi tuan rumah yang ramah. Bali merupakan pulau yang indah, dan saya sangat gembira bisa kembali ke sini. Saya ingin bertemu dengan Anda hari ini untuk menyatakan komitmen Kelompok Bank Dunia dalam mendukung negara berkembang saat mereka menggabungkan pertumbuhan ekonomi dengan perlindungan lingkungan. Kami akan bekerja bersama Anda untuk mengintegrasikan upaya penanggulangan perubahan iklim - adaptasi dan mitigasi - ke dalam strategi pembangunan utama. Kemarin, pertemuan tingkat tinggi para Menteri Keuangan dan Pembangunan, yang dipimpin oleh Menteri Sri Mulyani, menekankan kembali poin ini: perubahan iklim merupakan tantangan ekonomi, pembangunan, dan investasi, bukan hanya sekadar masalah lingkungan. Bagaimana Kelompok Bank Dunia dapat membantu? Pertama, dengan mengintegrasikan adaptasi dan mitigasi ke dalam kegiatan pembangunan utama. Kebijakan perubahan iklim tidak dapat hanya menjadi hiasan di atas kue pembangunan; kebijakan ini harus dimasukkan ke dalam resep pertumbuhan dan pembangunan sosial. Bank Dunia telah membangun sinergi antara penanggulangan perubahan iklim dan pembangunan - mengupayakan keamanan dan efisiensi energi, mendorong energi terbarukan, menjaga kualitas udara perkotaan, membantu pengelolaan lahan tandus, dan membantu adaptasi pertanian. Saat ini, kita harus membantu menggeser paradigma pembangunan ke pertumbuhan rendah karbon dan adaptasi ke risiko baru. Kedua, kami dapat membantu dengan menyediakan pembiayaan yang inovatif dan konsesional untuk memfasilitasi investasi sektor publik dan swasta dalam proyek rendah karbon dan adaptasi. GEF dan Carbon Finance telah sangat membantu dalam meningkatkan manfaat global dari proyek-proyek lingkungan yang didukung Kelompok Bank Dunia. Kami akan segera menyelesaikan pendanaan kembali IDA yang akan menjadi kunci peningkatan bantuan terhadap perubahan iklim bagi negara-negara termiskin tanpa mengalihkan ODA dari kebutuhan lain. Kami sedang bekerja bersama pemerintah Inggris, Amerika Serikat, dan donor potensial lain mengenai mekanisme pembiayaan konsesional berskala besar di mana bank pembangunan multilateral dapat mendukung investasi teknologi bersih dan transisi ke jalur pertumbuhan rendah karbon. Ketiga, kami akan memelopori dan memajukan mekanisme pasar dan perdagangan baru. Bank Dunia telah memainkan peran utama dalam pengembangan pasar karbon. Kemarin, kami meluncurkan Carbon Forest Partnership Facility yang baru, yang akan menguji coba insentif bagi masyarakat untuk mengurangi emisi dari penggundulan hutan sambil meningkatkan pendapatan pedesaan dan melindungi penduduk asli. Kesepakatan Kyoto tidak mengenal manfaat upaya negara berkembang untuk mengurangi penggundulan hutan terhadap emisi karbon. Uji coba ini dapat menunjukkan manfaat penyertaan kredit untuk kegiatan semacam ini dalam kesepakatan baru yang akan dinegosiasikan. Kami juga akan menyelesaikan rancangan Carbon Partnership Facility yang akan memindahkan pembiayaan karbon dari ritel menjadi wholesale – yang memampukan pembelian pengurangan emisi dari seluruh sektor - misalnya pembakaran gas - bukan berdasarkan per proyek. Uji coba ini akan memperluas jangkauan pasar karbon dan alat untuk negosiasi perubahan iklim. Karena pentingnya peran yang harus dimainkan pasar perdagangan berkualitas tinggi dalam mengatasi tantangan ini, saya juga menginginkan agar Kelompok Bank Dunia untuk mempelajari bagaimana kami dapat mendukung likuiditas dan efisiensi yang lebih besar dalam pasar perdagangan karbon. Keempat, karena kami mengakui pentingnya teknologi baru yang dapat menghasilkan energi sambil membatasi dampak terhadap iklim, kami bekerja bersama mitra lain dalam skema pembiayaan dan insentif baru untuk memfasilitasi penyebaran dan transfer teknologi ke negara berkembang. Kelima, melalui perubahan kebijakan dan melalui IFC, unit sektor swasta Kelompok Bank Dunia, kami akan membantu menciptakan lingkungan yang memampukan penggunaan sektor swasta. Jika kita ingin berhasil, kita harus mendapatkan modal sektor swasta dalam tugas ini. Keenam, kami akan bekerja bersama negara-negara berkembang untuk mendukung kebijakan penelitian mengenai perubahan iklim dan pembangunan untuk membantu menyebarkan informasi dan alat untuk menganalisis dampak dan mengembangkan strategi hemat biaya. Kami sekarang bekerja bersama enam negara - termasuk Indonesia – mengenai penilaian khusus atas jalur pertumbuhan rendah kabron. Yang terakhir, jika kami dapat memajukan keenam kegiatan ini, kami akan memiliki pengalaman dan pengetahuan untuk memainkan peran pendukung PBB dan para mitra negosiasi saat mereka mengembangkan kesepakatan perubahan iklim baru. Saya menyatakan ingin mendukung komitmen Sekretaris Jenderal untuk membuat karbon PBB menjadi netral: dengan bangga saya melaporkan bahwa Kelompok Bank dunia adalah yang pertama dalam keluarga PBB yang mencapai tujuan ini. Saat saya melayani di Pemerintah Amerika Serikat, saya mendapat kehormatan untuk memandu tim Amerika Serikat yang mengambil bagian dalam negosiasi Kesepakatan Kerangka Kerja Rio tahun 1992. Lima belas tahun kemudian, pengetahuan kita telah bertambah, kebutuhan untuk tindakan nyata semakin terasa, serta kompleksitas dan masalah negosiasi telah jauh berkembang. Dengan mewakili Kelompok Bank dunia, dan 185 negara anggota, kami akan mendukung upaya penting negosiasi dengan membantu menggabungkan pembangunan, investasi, dan kebijakan yang logis untuk mengatasi perubahan iklim. Terima kasih atas kesempatan untuk dapat bersama dengan Anda. ### |