Click here for search results
Online Media Briefing Cntr
Embargoed news for accredited journalists only.
Login / Register

Kelompok Bank Dunia Meningkatkan Dukungannya untuk Wilayah Asia Timur dan Pasifik (Siaran Pers)

Available in: 中文, Español, العربية, русский, English, Français, Italiano
Untitled Document

Kontak di Washington, DC:
Elisabeth Mealey (emealey@worldbank.org)
+1-202-458-4475

Dalam mengatasi dampak krisis keuangan global, Bank Dunia menyesuaikan strategi regionalnya serta meningkatkan dukungan keuangan dan teknisnya secara besar-besaran untuk wilayah ini

WASHINGTON, 6 Juli 2009 — Kelompok Bank Dunia dengan cepat menanggapi dampak krisis keuangan global di negara-negara Asia Timur dan Pasifik di tahun fiskal 2009 melalui pembiayaan pembangunan senilai lebih dari US$9 miliar.   Jumlah ini merupakan peningkatan signifikan atas pembiayaan tahun sebelumnya. Kelompok Bank Dunia juga meningkatkan bantuan teknisnya untuk membantu pemerintah di wilayah ini dalam mengatasi dampak sosial dan ekonomi krisis tersebut.

Komitmen Kelompok Bank Dunia
tahun fiskal 2009 dan 2008 (berakhir 30 Juni)

Kelompok Bank Dunia

FY09*

FY08*

IBRD

US$6.9

US$2.7

IDA

US$1.2

US$1.8

IFC

US$ 1.1**

US$ 1.6

*Miliar dolar Amerika Serikat
** Data awal

Walaupun pertumbuhan di Asia Timur dan Pasifik masih dapat bersaing dengan wilayah lain, masyarakat miskin dan rentan telah sangat terpengaruh oleh krisis ekonomi global,” ujar Vice President Bank Dunia untuk Wilayah Asia Timur dan Pasifik, James W. Adams “Di wilayah ini saja, lebih dari 10 juta penduduk yang seharusnya bisa keluar dari kemiskinan diperkirakan akan tetap berada di bawah garis kemiskinan. Kami telah menyesuaikan strategi regional kami dan meningkatkan sumber daya untuk wilayah ini demi membantu negara-negara dalam mengatasi krisis ekonomi dan memastikan program prioritas tetap berada di jalurnya. Hal ini mencakup investasi dalam infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian, dan jaring pengaman sosial.”

Banyak negara di wilayah ini yang baru mulai pulih dari krisis pangan dan bahan bakar tahun 2008 saat krisis keuangan global melanda. Kelompok Bank Dunia memberikan tanggapan dengan meningkatkan dukungannya - pinjaman, hibah, jaminan dan investasi saham - untuk membantu negara dan perusahaan sektor swasta dalam mengatasi efek keruntuhan keuangan global.

Komitment International Bank for Reconstruction and Development (IBRD) - yang menyediakan pembiayaan, produk pengelolaan risiko, dan layanan keuangan lain kepada negara berpendapatan menengah - meningkat di FY09 menjadi $6.9 miliar, dari $2.7 miliar di tahun sebelumnya.  International Development Association (IDA), yang menyediakan hibah dan kredit bebas bunga kepada negara berpendapatan rendah, menyediakan $1.2 miliar di FY09.

 Sebagai penyedia pembiayaan multilateral terbesar untuk sektor swasta di dunia berkembang, unit sektor swasta Kelompok Bank Dunia - International Finance Corporation (IFC) - juga meningkatkan dukungannya dalam membantu mendorong pemulihan sektor swasta.  Di FY2009, hasil awal menunjukkan bahwa IFC menghasilkan $1.1 miliar dalam bisnis baru di 45 proyek, tujuh di antaranya berada di negara dan wilayah konflik, sementara satu dari setiap lima proyek memiliki komponen perubahan iklim. 

Karin Finkelston, Direktur IFC untuk Asia Timur dan Pasifik,mengatakan “Dalam membantu wilayah mengatasi krisis keuangan, kami memfokuskan upaya kami pada negara-negara yang paling miskin dan rentan.  Kami bangga karena dapat meningkatkan komitmen keuangan kami ke negara-negara IDA sebesar $400 juta dari $200 juta di tahun 2008.”

Pembangunan infrastrukstur yang didukung Multilateral Investment Guarantee Agency (MIGA) di di China barat daya, tempat pertumbuhan industri dan urganisasi yang cepat mengakibatkan masalah air limbah yang serius.  Badan ini mengeluarkan jaminan senilai $75.3 juta untuk mendukung dua proyek air yang akan mendukung peningkatan kualitas air sekaligus praktik lingkungan yang lebih baik.

Sebagai lembaga internasional terkemuka yang mendorong investasi langsung asing (FDI) di negara berkembang dan yang sedang mengalami transisi, MIGA dapat membantu investor memitigasi risiko di saat-saat yang tidak menentu serta memainkan peran penting dalam membantu negara-negara menarik FDI,” ujar Executive Vice President MIGA, Izumi Kobayashi. “MIGA dapat berfungsi sebagai pengaruh yang menstabilisasi pasar.”

Dukungan Kelompok Bank Dunia di FY2009 di wilayah Asia Timur dan Pasifik berdasarkan sektor adalah sebagai berikut:

chart

 


Related News

Membangun Simpul Jaringan Pengetahuan AntarNegara Berkembang
Akses Universal untuk Energi Modern di Asia Timur dan Pasifik Dalam Jangkauan
Bank Dunia Mendukung Program Peningkatan Kualitas Guru Indonesia melalui program senilai US$86 Juta



Permanent URL for this page: http://go.worldbank.org/8CFVMFEQZ0