Click here for search results

Resources

Multi Donor Fund Laporkan Hasil Dampak ke Masyarakat dan Dukung Transisi BRR ke Pemerintah Daerah (Siaran Pers)

Available in: English

Kontak:

Nia Sarinastiti
Ph: +62-811-856-556
nsarinastiti@worldbank.org


Jakarta, 18 Desember 2007 --
Multi Donor Fund for Aceh and Nias meluncurkan laporan publik yang menyatakan bahwa Multi Donor Fund telah mengalokasikan dana sebesar USD 492 juta dari dana keseluruhan yang berjumlah USD 673 juta. Multi Donor Fund for Aceh and Nias telah mengalokasikan dana tersebut kepada 17 proyek yang berkaitan dengan pemulihan masyarakat, rekonstruksi infrastruktur skala besar, pembangunan kembali tata pemerintahan dan keberlanjutan lingkungan hidup.

Joachim von Amsberg, Direktur Bank Dunia untuk Indonesia, selaku Wali MDF dan Kepala Ketua Bersama mengatakan di dalam pengarahan kepada media pada hari Selasa bahwa Multi Donor Fund akan menggunakan dana yang masih tersisa untuk mengisi kesenjangan yang paling penting pada tahap akhir program rekonstruksi pemerintah Indonesia. Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa dana yang tersisa ini akan difokuskan untuk mendanai proyek-proyek yang berkaitan dengan transisi dan menjaga keberlanjutan investasi rekonstruksi dengan mengutamakan pengembangan mata pencaharian.

Proyek-Proyek tersebut antara lain meliputi alokasi dana sebesar USD 86 juta pada proyek-proyek yang telah disetujui dan sekarang dalam tahap persiapan sebagai berikut:

  • Economic Development Financing Facility untuk menciptakan lapangan pekerjaan, dan perbaikan serta perkembangan ekonomi yang berkelanjutan di Aceh.
  • Disaster Risk Reduction untuk membantu memperbaiki kebijakan pengelolaan resiko bencana.
  • Technical Assistance to BRR -Support to Transition in Aceh and Nias untuk mendukung kegiatan BRR yang sedang berlangsung pada masa yang sangat penting dalam masa tugasnya : transisi kepada Pemerintah Lokal dan meninggalkan Aceh.
  • Aceh Government Transformation Program yang memberikan dukungan kepada Pemerintah Provinsi agar dapat menjalankan tanggung jawab, fungsi serta mengelola asset yang akan dialihkan oleh BRR pada tahun 2009 dan meningkatkan kapasitas yang diperlukan agar dapat memimpin dan menfasilitasi pembangunan social dan ekonomi jangka panjang di provinsi secara efektif.
  • Sustainable Recovery of Livelihoods untuk mendukung pembangunan dan penerapan strategi mata pencaharian yang berkelanjutan untuk para petani dan pengusaha kecil yang mengalami dampak tsunami dan bencana gempa bumi di daerah-daerah tertentu di Aceh.

Kuntoro Mangkusubroto, Kepala Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) melihat program-program Multi Donor Fund yang digerakan oleh masyarakat sebagai program yang tergolong paling mudah diterapkan dan memberikan kemajuan keseluruhan yang besar.

Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa rekontruksi di bidang lain, seperti pembangunan infrastruktur dalam skala besar, menghadapi tantangan yang disebabkan oleh faktor-faktor intrinsik. Di samping itu, memelihara aset-aset fisik merupakan tantangan untuk bulan-bulan dan tahun-tahun mendatang karena sebagian besar proyek-proyek Multi Donor Fund mendukung pemulihan aset –aset fisik tersebut.

Aktifitas Multi Donor Fund terkait erat dengan Deklarasi Paris yang menekankan pada rasa kepemilikan dari pemerintah, kebersamaan, keselarasan, pengelolaan hasil dan tanggung jawab bersama. Kepala Bidang Kerjasama Pembangunan Komisi Eropa, Karine Genty, mengatakan bahwa setelah mendapatkan rasa kepemilikan dari Pemerintah Indonesia dan BRR, the Multi Donor Fund kini berkerja sama secara aktif dengan pemerintah provinsi Aceh, yang akan memimpin setelah masa tugas BRR berakhir pada bulan April 2009.

”Kami bekerja sama dengan Multi Donor Fund untuk memastikan agar kami dapat memelihara aset-aset yang ditransfer dan melanjutkan pengembangan layanan publik,” kata Wakil Gubernur Aceh, Muhamad Nazar Sag. “Disamping itu, memelihara pertumbuhan ekonomi, untuk menciptakan mata pencaharian yang berkelanjutan di setiap kawasan yang memiliki potensi adalah sama pentingnya selama sisa masa rekonstruksi dan seterusnya,” lanjutnya.


--------------------

 

Mengenai Multi Donor Fund
Multi Donor Fund untuk Aceh & Nias merupakan suatu kemitraan antara komunitas internasional, pemerintah Republik Indonesia dan masyarakat sipil untuk mendukung pemulihan dari akibat gempa dan tsunami. Dana tersebut menyumbang proses pemulihan melalui hibah untuk investasi berkualitas berdasarkan asas praktek yang baik (good practice), partisipasi pemangku kepentingan dan koordinasi dengan pihak lain. Dengan demikian Multi Donor Fund berusaha mengurangi kemiskinan, membangun kembali kapasitas, mendukung pengelolaan yang baik (good governance) dan meningkatkan pembangunan yang berkesinambungan.

Multi Donor Fund untuk Aceh dan Nias terdiri dari anggota donor negara dan lembaga internasional, yaitu Komisi Eropa, Belanda, Inggris, Bank Dunia, Swedia, Denmark, Norwegia, Jerman, Kanada, Belgia, Finlandia, Bank Pembangunan Asia (ADB), Amerika Serikat, Selandia Baru, dan Irlandia. Untuk mengetahui lebih banyak tentang Multi Donor Fund, kunjungi www.multidonorfund.org




Permanent URL for this page: http://go.worldbank.org/ATJDO3FYQ0